BANGKITLAH PUTRIKU SHOLIHAH, HARAPAN ITU MASIH ADA

Selasa, 01 September 2009

Kebahagiaan di Bulan yang Penuh Berkah


Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,

Bagaimana kabar saudara-saudariku sekalian yang senantiasa dirahmati oleh Allah Ta'ala ?
Bagaimana kabar shiyam antum ?
Bagaimana kabar tilawah antum ?
Bagaimana kabar qiyamullail antum ?
Bagaimana kabar jiwa sosial antum ?
Bagaimana dan bagaimana mutaba'ah amaliyah yaumiyyah ramadhan antum di tahun 1430 H ?

Marhaban Yaa Ramadhan, Great Sale N Promo besar-besaran ini hanya ada di Bulan Ramadhan, dan lain-lain.

Bulan penuh rahmah di 10 hari pertama
Bulan penuh maghfiroh di 10 hari kedua
Bulan pembebasan dari siksa neraka di 10 hari yang ketiga sekaligus juga turunnya malam lailatul qodar yang sangat dinanti-nantikan bagi siapa saja yang menginginkan untuk mendapatkannya.

"Allahumma bariklana fii rajaba wa sya'bana waballighna ramadhana, Aamiin."

subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah allahu akbar.
Rabbana, kegembiraan tiada tara akan kita dapatkan jika kita mampu memaksimalkan diri dalam meraih pahala-pahala yang disediakan khusus oleh Sang Maha yang tiada pelit sedikitpun. Jiwa siapa yang rapuh, maka akan dikuatkan oleh Nya.
Mimpi-mimpi yang tiada mungkin terwujud menjadi sesuatu yang mungkin dengan Nya.

Pernikahan atau apapun namanya bukanlah sebuah hambatan yang menyurutkan langkah atau mematikan. Tapi, pernikahan adalah ladang untuk kita terus bekerja lebih keras demi mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

Pernikahan adalah suatu proses penggenapan setengah dien diri kita, maka genapkanlah yang setengahnya lagi dengan kerja-kerja kita yang lebih profesional. Fastabiqul Khoirot.

Kembali...



Jumat, 17 Juli 2009

HARI BAHAGIA QOBLA PILPRES


Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh saudaraku dimanapun berada dan dibelahan bumi manapun. Rindu rasanya karena lama tidak berbagi suara hati lewat blog ini.

Masa berlalu menjadi suatu kegembiraan dikala hati telah berlabuh kemanapun tiada henti untuk senantiasa memohon dan merajuk pada Sang Kekasih Hati yang tiada pernah fana sedikitpun, tiada berduka dan bermuram durja kala setiap hati pasrah dan tunduk mengharap kasih sayang dan limpahan keberkahan.

Relung hati ini takkan pernah berhenti untuk senantiasa mengharap kebaikan dari sang Kekasih. Begitu juga kehidupan ku yang kata sebuah nasyid "TEMAN SEJATI", syairnya mungkin seperti ini : "Selama ini ku mencari-cari teman yang sejati buat menemani perjuangan suci" berbuah masak dan bergayung sambut. Disaat hati ini telah penuh dengan kepasrahan pada sang Kekasih, kabar gembira pun menghampiri diri fana ini. Sebuah hadiah yang tidak ternilai harganya, meluap hingga menjalar ke setiap detak-detak nadi dan terkumpul menjadi sebuah energi baru untuk membangun kejayaan ummat hingga akhir hayat.

Saudaraku, do'akan kami yang telah melangsungkan ikatan yang kokoh di depan para saksi, malaikat, dan kaum muslimin pada hari ahad tanggal 05 Juli 2009 bertempat di kediaman orangtua yaitu kota tegal bahari pada jam 11.00 siang setelah sebelumnya diisi dengan rangkaian agenda seserahan, lamaran, dan entah apa lagi. Karena aku sendiri harus mempersiapkan jasad, ruh, dan akal dalam menjalani kehidupan setelahnya.

Saudaraku, berita itu cukup lembut dan tenang hingga setiap orangpun datar-datar saja akan kehadiranku yang sebenarnya hidupku sudahlah berada dalam genggaman Ar Rijal Qowwam 'alannisaa. Tiada daya dan upaya kecuali atas ijin Allah semata. Ya Rabb berkahilah pernikahan kami dan berikanlah penyejuk hati yang senantiasa mengharap ridho Mu dan menjadi yang best of the best dalam kehidupannya dunia dan akhirat. Aamiin.
Rabb perkenankanlah permohonan kami.
Kebahagianpun menyeruak dalam setiap relung hati kami, dan sabarkanlah serta istiqomahkan kami dalam menapaki lika-liku hidup yang tiada menentu arahnya.

Saudaraku, kamipun berharap kau bersegera dalam menggenapkan setengah dien mu.


Rabu, 20 Mei 2009

CERMIN DIRI : HIkmah Ibnul Jauzi Rahimahullah


WASIAT TAK TERNILAI


Para ulama tidak pernah mati. Mereka mungkin mati secara jasad, tapi pemikiran dan gagasannya akan selalu hidup. Merekalah para guru yang telah banyak meninggalkan jejak dan catatan hidup. Mereka orang-orang yang lebih banyak belajar bekerja daripada belajar berbicara. Mereka para ulama yang kejernihan hatinya menjadikan jernih memandang keadaan. Mereka para pewaris Rasulullah Saw yang ketajaman pikirannya membuat penilaiannya selalu tak pernah lepas dari tuntunan Allah Ta’ala.

Tidak banyak para pendahulu kita yang memiliki kebaikan-kebaikan seperti itu. Satu diantara yang sedikit itu adalah guru kita Syaikh Ibnul Jauzi rahimahullah. Ia adalah salahsatu ulama salaf ahli hadits., fiqih dan pendidikan yang pandangannya tertuang dalam banyak kitabnya, Shaidul Khatir, menyebutkan petikan-petikan pengalaman dan catatan hidupnya yang sangat dalam maknanya.

Saudaraku, bayangkanlah bila kita saat ini berada di hadapan Syaikh yang ilmu serta peranganinya sangat dihormati itu. Kita ingin menghirup dan menelan sedikit dari pengalamannya yang tertuang dalam kitab Shaidul Khatir.

Dalam kitab itu, Ibnul Jauzi berkata pada dirinya : ”Suatu ketika, jiwaku mengelabuiku untuk memenuhi keinginannya dengan memunculkan penafsiran lintasan pikiran yang keliru. Maka kukatakan pada jiwaku : ”Demi Allah hendaknya engkau bersabar. Jika engkau menginginkan sesuatu yang timbanglah hasil sesuatu itu, lalu renungkanlah apa akibat dan apa manfaatnya. Sedikitkanlah kemungkinan engkau menyesali apa yang engkau perbuat. Jangan sampai pekerjaan itu akan menambah kemarahan Allah dan menjadikan Allah menolakmu.

”Ketahuilah wahai jiwaku, tidak ada sesuatu yang terjadi karena kecorobohan. Timbangan keadilan itu akan bisa menangkap biji yang sangat kecil sekalipun. Renungilah orang-orang yang sudah mati dan yang masih hidup. Lihatlah siapakah orang-orang yang diingat kebaikannya dan keburukannya. Sesungguhnya Allah itu Maha Cepat dalam Menghisab.”

Saudaraku, jangan beranjak dulu. Ikuti lagi pengalaman yang dikatakan Syaikh Ibnul Jauzi rahimahullah.

”Aku pernah merasa tertekan dengan masalah yang telah menjadikanku selalu dalam kegelisahan. Aku berusaha sekuat tenaga agar terlepas dari jeratan kegelisahan itu. Tapi usaha yang kulakukan itu sia-sia. Lalu aku membaca firman Allah ini : ”Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, maka ia akan diberikan jalan keluar dan diberi rizki dari arah yang tidak diduga-duga.” (Ath Thalaq)

”Aku mengerti bahwa ketaqwaan merupakan jalan keluar dari seluruh kegelisahan. Maka selama aku ada di jalan menuju taqwa, pasti kudapati jalan keluar dalam menghadap masalah apapun. Seorang makhluk tidak boleh menyandarkan diri kecuali pada Allah. Allah lah yang akan mencukupinya. Seseorang bisa melakukan usaha apapun, akan tetapi hatinya tidak boleh bergantung pada usaha itu. Hati-hatilah melanggar batasan Allah sehingga engkau menjadi hina dihadapan Allah dan kecil dihadapan makhlukNya”

Aku menemukan orang yang usianya disumbangkan untuk ilmu hingga ia tua. Tapi ia melanggar larangan Allah, maka jadilah ia dihinakan oleh Allah dan dikecilkan oleh makhluk Allah. Mereka tidak menoleh padanya meskipun ia orang yang luas ilmunya, kuat argumentasi dalam berdebat. Aku juga melihat ada orang yang berhati-hati dan merasa diawasi oleh Allah dalam hidupnya. Ia juga mengutamakan tuntunan Allah meski ia tdak sebanding ilmunya dengan orang alim tadi. Tapi Allah meninggikan kehormatannya dalam hati makhluk-Nya sehingga ia dicintai banyak orang yang karena kebaikannya.

”Aku pernah mengalami kesulitan dan kepayahan. Kemudian aku perbanyak do’a untuk memohon keselamatan dan ketenangan, tapi tampaknya do’aku tak kunjung dikabulkan sebagaimana harapanku. Jiwaku gelisah, lalu kukatakan padaNya dengan keras : ”Celakalah engkau, periksalah keadaanmu. Apakah engkau ini budak atau raja ? Tidakkah engkau tahu bahwa dunia adalah tempat ujian ? Jika engkau ingin mendapat apa yang kau inginkan kemudian tidak bersabar tatkala engkau belum mencapainya, dimanakah ujian hidup itu jadinya ? Engkau telah menginginkan sesuatu yang engkau tidak tahu akibatnya. Padahal bisa saja sesuatu itu justru membahayakanmu. Allah berfirman : ”Bisa saja engkau membenci sesuatu padahal itu baik bagimu dan bisa saja engkau mencintai sesuatu padahal itu buruk bagimu. Dan Allah yang Maha Mengetahui sedangkan engkau tidak mengetahui.” (Al Baqarah : 216)

”Aku mengambil manfaat dari pengalaman hidup, bahwa seseorang hendaknya tidak menampakkan permusuhan pada orang lain, sebisa mungkin. Karena seseorang mungkin tidak menyangka bila ia memerlukan orang itu untuk memberi manfaat bagi kita, setidaknya ia bisa menghindarkan bahaya.”

Saudaraku, demikianlah petikan pengalaman hidup seorang yang shalih. Betapa banyak dan dalam makna yang diungkapkan dalam perkataan Imam Ibnul Jauzi rahimahullah. Sungguh inilah wasita dan peninggalan yang tak ternilai. Inilah sebagian cahaya yang seharusnya kita pegang dalam meniti hidup.

Al Imam Ibnul Jauzi Abu Al Faraj, yang nasabnya terhubung dengan sahabat Rasulullah Saw yakni Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu anhu, wafat pada malam Jum’at tanggal 12 Ramadhan 597 H / 1201 M pada usianya hampir mencapai 90 tahun. Ia dimakamkan di Babul Harb dekat dengan makam Imam Besar Ahmad bin Hanbal.

Semoga Allah memberikan balasan padanya karena berbagai ilmu yang ia tinggalkan. Semoga kita diberi kekuatan tekad dan mampu mengikuti jejak para salafussholeh.

Kasih Cinta Q, teruntuk Saudaraku........................



Teruntuk Saudaraku


Nanti suatu saat, jika kau merasa sendiri

Jika kau tidak tahu hendak kemana

Jika kau bingung untuk menemukan suatu jawaban

Jika kau sudah mencari teman berbagi tapi tak kau temukan

Atau jika kau sulit membaginya ..........................................

Karena engkau tak mau membebani orang-orang yang kau cintai

Maka disini ada beberapa hal yang mungkin dapat membantumu

Jika kau merasa lelah tak berdaya

Dari usaha yang sepertinya sia-sia ................................................

Allah tahu betapa keras engkau sudah berusaha

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu merasa sedih

Allah sedang menunggu bersamamu

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya

Dan tidak tahu hendak berbuat apalagi

Allah punya jawabannya

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal

Dan kau merasa tertekan Allah dapat menenangkanmu

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak jejak harapan

Allah sedang berbisik kepadamu

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban

Allah telah tersenyum kepadamu

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi

Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu

Ingat ............................................

Bahwa dimanapun kau dan kemanapun engkau menghadap

Allah Maha Tahu !!!!!!!!!!!!

Sesungguhnya disekitar ’Arsy terdapat mimbar – mimbar dari cahaya

Yang diatasnya terdapat suatu kaum yang menggunakan

Pakaian cahaya, wajah mereka bercahaya

Tahukah engkau siapa mereka ???

Mereka bukan Nabi juga syuhada

Tapi mereka adalah ....................

Segolongan orang yang saling menjalin cinta kasih karena Allah

Saling bermajelis karena Allah

Dan saling mengunjungi karena Allah semata

Semoga kita termasuk golongan itu

Aamiin .......................................................

Rabu, 29 April 2009

RENUNGAN SAMBUT RAMADHAN TAHUN INI, SAUDARAKU...

Ramadhan bagi seorang ikhwah adalah Bulan Pembangunan Karakter. Karakter yang tinggi dengan ketrampilan yang lemah, maka ia akan semakin kuat dengan karakternya begitu juga sebaliknya.
Karakter itu sendiri adalah Sifat mapan yang ada dalam diri seseorang.
Gambarannya adalah bahwa seorang ikhwah yang sudah banyak beraktivitas, selayaknya menyediakan waktu untuk tarbiyah dzatiyah dan memutaba'ahinya di tengah kesibukan. Peningkatan dzikrullah dan rasa syukur kepada Allah harus semakin diperkuat.

Adapun karakter-karakter yang diharapkan disini adalah :
  • Karakter yang berahli syurga, yaitu karakter yang senantiasa sadar bahwa Ramadhan adalah saran WARMING UP (sarana untuk mensucikan dari akhlak mazmumah menjadi akhlak mahmudah seperti : mudah memberi maaf, berlapang dada, mudah meminta maaf, dan tidak mudah berapriori.
  • Tidak menghinakan dirinya dengan kecintaan terhadap dunia yang berlebihan, karena ini jelas-jelas fitnah bagi ummat Muhammad Saw.
  • Suka ber ta'awun
  • Tidak mudah lupa diri/terlena dengan yang sudah didapat, maka diperlukan salamatus shadr dan ber empati tinggi terhadap setiap situasi dan kondisi di masyarakat.
SEMOGA ALLAH MENGAKHIRKAN HAYAT KITA DENGAN KHUSNUL KHOTIMAH, AAMIIN.

K E M E N A N G A N !

Orang-orang yang tidak berselera terhadap perubahan, diantaranya :

1. karena orang tersebut telah merasa aman dan mapan dengan apa yang ada di depan mata. bergerak sesaat untuk memuaskan kebutuhan sesaat pula. adapun dakwah tidak mengenal waktu. dakwah tidak kenal henti sampai pun nyawa terlepas dari jasad.
2. Merasa terjamin dengan apa yang sudah diraih. Selesai masanya, maka selesai pula tugasnya. tidak ada follow up untuk pengembangannya.
3. Semangat yang berlebihan, sehingga kala terbentur dengan aral sedikit hatipun langsung luluh lantak, daya imunitas tidak kuat hingga lemahlah segala potensi diri untuk dakwah ini. virus ragupun menghinggap, hingga futhurpun mengiringi langkah. jika ikhwah disekitarnya tidak mampu mem back up, maka hilanglah ia ditelan bumi. selanjutnya, fitnah akan datang...
4. Pesimis. dia merasa perubahan dianggap sebagai sumber kesulitan yang sangat mengesalkan dan menjengkelkan.

Untuk itu, ingatlah hal-hal di bawah ini :
  • Sadarkan diri kita bahwa kita selalu disiapkan untuk menjadi agent of change
  • Sadarkan diri kita bahwa kita punya kewajiban amar ma'ruf nahi mungkar
  • Siapkan ruang luas dan bebas untuk ber ekspresi dalam dakwah
TABASSUMUKA FII WAJHI AKHIKA SHODAQOH

Do'a : Bila tiba Saatnya.....


Bila tiba saatnya...

Ya Rabbi, bila tiba saatnya nanti...
Ku tak tahu apa yang kan terjadi...
Tapi yang pasti aku harus yakin dengan seyakin-yakinnya
Bahwa Engkau berkuasa atas segala sesuatu
Karna Engkau Pemilik Kekuasaan di muka bumi ini

Ya Rahman Ya Rahim
Bila tiba saatnya nanti...
Entah apapun itu bentuknya...
Ku ingin menerimanya dengan penuh keikhlasan dan keistiqomahan
Karna Engkau telah memutuskan semuanya untukku

Ya Ghoniy Ya Mughniy
Bila tiba saatnya nanti...
Aku ingin semuanya membawa kemaslahatan bagi siapapun
Aku ingin semuanya menyatu menjadi barisan yang kokoh
Karna Engkau sangat menyukai orang-orang yang senantiasa tersusun rapi dalam barisannya

Ya Malikul Quddus
Bila tiba saatnya nanti...
Berikanlah keridhoanMu selalu untuk kami
Karna kami yakin seyakin yakinnya bahwa tanpa Engkau semuanya impossible
Ijinkanlah dan perkenankanlah kami...
Perkenankan kami untuk melangkah ke MITSAQON GHOLIDHON

Rabbi...Ya Robbi...
Jauhkanlah dan buanglah sejauh-jauhnya sesuatu yang membuatMu cemburu
Cemburu karena kami telah mengkhianatiMU
Cemburu karena virus itu telah merasuk kedalam relung hati kami
Sucikan kami Rabb

Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

Selasa, 28 April 2009

Cintaku untuk Bunda Seorang.....

Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi wabarakatuh,

Bunda,
Saat bunda membaca
surat ini, ketahuilah bahwa kami sangat bersyukur kepada Allah karena Dia memberikan pada kami berjuta bunda yang memiliki cinta yang berlimpah. Rela meregang nyawa demi kelahiran ananda tercinta, rela berkorban bagi kebaikan seluruh anggota keluarga.

Bunda,
Sepanjang sejarah kehidupan manusia para bundalah yang paling banyak menanam jasa. Hingga Rasulullah Saw memerintahkan setiap manusia untuk menghormati bundanya tiga kali lipat lebih besar daripada ayahnya sendiri. Di bawah telapak kaki bundalah surga terletak.

Bunda,
Kami, Partai Keadilan Sejahtera, sangat meyakini bahwa bunda adalah peletak dasar pendidikan ruhani dan moral dalam keluarga dengan penuh keikhlasan dan cinta. Para bundalah yang melatih kami untuk hidup bersih dan sehat, menggemari membaca dan menuntut ilmu, memelihara martabat diri, keluarga dan bangsa serta bertanggung jawab pada Sang Pencipta.

Bunda,

Tak terhingga cinta para bunda tercurah bagi seluruh anak bangsa. Dari keikhlasan untuk menebar cinta dan membimbing keluarga lahirlah generasi yang siap untuk membangun bangsa ini dengan penuh cinta dan hanya mengharap ridho Allah semata.

Kiranya, kami haturkan rasa terima kasih yang tak berhingga bagi seluruh bunda yang telah menebar cinta, mendidik generasi pembangun bangsa.

Selasa, 14 April 2009

CARA MEMPERSIAPKAN DIRI AGAR ISTIQOMAH TERJAGA

SALAM SEJAHTERA DARI KAMI SAUDARAKU DIMANAPUN BERADA,

3 kriteria khoiru ummah, diantaranya:
1. karena ber amar ma'ruf
2. karena nahi mungkar
3. karena beriman

Rasulullah Saw bersabda : "Sebaik-baik amal adalah di penghujung/akhirnya."

Dalam Al Qur an surat Ali Imron ayat 102, Allah berfirman yang artinya : "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim."
Untuk itu saudaraku, diperlukan ke istiqomahan sebelum ritme perjuangan kita sampai pada tujuan. Karena pertahanan amal di penghujungnya sama dengan peningkatan ruhiyah.

Cara untuk meraih FASTAQIM KAMAA UMIRTU adalah :
1. Keikhlasan
2. Keimanan
3. Membekali diri dengan meningkatkan ketakwaan
4. Bersegera untuk menghimpun ampunan dari Allah
5. Mujahadah

ad.a). energi yang tak pernah habis ditelan apapun adalah keikhlasan. Hakikat dari Ikhlas itu sendiri adalah ketika kita mengucapkan "INNA SHOLATI WANUSUKI WAMAHYAYA WAMAMATI LILLAHI RABBIL 'ALAMIIN".

Terdapat 3 (tiga) macam manusia dalam memandang tujuan hidup, diantaranya :
# tidak memiliki pandangan hidup yang jelas, maksudnya hidup - mati urusan waktu, hidup tak punya visi mis alias NGAWUR N SEMRAWUT.
# KAL AN'AAMI BALHUM ADHOLLU,
maksudnya tidak memiliki pembeda antara hak dan bathil, semua diterjang dan berang bahkan lebih berang dari binatang.
# Memiliki pandangan hidup yang jelas
"Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu" (QS. Adz Dzariyat : 56)

To Be Continued saudaraku...


Minggu, 12 April 2009

Pertemuan kami denganmu...

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, pertemuan yang sangat tidak terduga.
Pagi itu, gurumu sedang kesana kemari mempersiapkan agenda Direct Selling terakhir dari pagi sampai malam. melelahkan memang tapi mengasyikkan. sebuah perjalanan yang tidak akan pernah terlupakan. apalagi hasil yang harus dicapai belum maksimal.

Gurumu memang sangat merindukanmu. tapi, kau datang di saat hari-hari kami bersedih karna kau belum bisa adaptasi di tempat barumu hingga raport kepribadianmu mendapat nilai C. astaghifirullahal 'azhim.

Gurumu menawarkan sebuah perjanjian jika engkau ingin bersua dengan teman-teman. Gurumu sangat tahu ini merupakan surprise yang tidak terhitung nilainya dari buah tangan yang kau bawa untuk teman-temanmu di Semarang.

Kami lawan semua duka yang sudah mulai menyeruak di hati dan pelupuk mata.
Kami yakin, Allah akan senantiasa memberikan kesempatan yang baru bagi langkah-langkah baru yang kita tapaki.

PUTRIKU, JANGAN KAU SIA-SIAKAN HARI-HARIMU DENGAN DUKA KARENA BEDA SAUDARA. REMEMBER, ALMUSLIMU AKHUL MUSLIM.
BERJUANGLAH UNTUK MASA DEPANMU DAN TATAPLAN PELANGI INDAH YANG SENANTIASA MENGHIASI HARI-HARIMU.
ESOK INSYA ALLAH AKAN SEINDAH DARI KEMARIN.

BERJUANGLAH, KAU PASTI BISA, ALLAHU AKBAR 1000X

Salam Pasca Pemilu Legislatif

Salam sejahtera dari kami Partai Keadilan Sejahtera Saudaraku se jagat raya.
Tanggal 9 April 2009 telah berlalu, tapi semangat perjuangan untuk terus melaju sampai pada titik Ustadziyatul 'alam takkan kenal henti.
Perjuangan akan terus bergerak dan bergerak hingga ajal meregang nyawa.
Saudaraku, tetaplah tapaki hari-harimu dengan basuhan air wudhu dan gumaman dzikir yang suci.

Allah tidak buta dan tidak pula tuli, teruslah melaju. Laa Tahzan Allahu Ma'akum.
Intanshurullaha yanshurkum wayutsabbit aqdamakum.

Jumat, 27 Maret 2009

Salam Sejahtera dari kami Partai Keadilan Sejahtera.

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,

Apa kabar Saudaraku dimanapun berada ? Kami berharap dan berdo'a selalu, semoga Allah Ta'ala senantiasa menyatukan hati-hati kita dalam naungan keridhoanNya, Aamiin.

Ikhwah fillah, besok tepatnya hari Sabtu tanggal 28 Maret 2009, Partai Keadilan Sejahtera akan mulai kampanye terbukanya. Di Kota Semarang sendiri, insya Allah acara akan diselenggarakan di Stadion Tri Lomba Juang dari mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. Pengerahan masa yang direncanakan 30.000 orang, harapannya bisa hadir semua di lapangan terbuka yang insya Allah akan dihadiri oleh Ketua MPR RI Bapak Hidayat Nur Wahid, MA beserta pejabat terkait di lingkungan PKS. Dan tidak ketinggalan pula group band GIGI akan turut menyemarakkan perhelatan akbar ini.

Pesta Pemilu 2009 yang sangat menentukan citra Bersih, Peduli dan Profesional bagi teman-teman di PKS bukan untuk sesaat, akan tetapi untuk 5 tahun kedepan dan seterusnya. Sehingga, waktu yang sangat sempit ini kami berharap semua elemen masyarakat (kader dan simpatisan) turut mendukung dan mendo'akan serta bergerak bersama satukan visi misi untuk menegakkan Li'ila bikalimatillah.

ALLAH TUJUAN KAMI
ROSULULLAH TAULADAN KAMI

AL QUR AN PEDOMAN KAMI
JIHAD JALAN JUANG KAMI
MATI DI JALAN ALLAH CITA-CITA KAMI TERTINGGI

KAMI MENANTIKAN GEMA TAKBIR BERKUMANDANG DI SELURUH PENJURU DUNIA HINGGA DUNIA BERGETAR KARENA KEMENANGAN YANG HAQIQI DARI ALLAH SUDAH DATANG DAN PASTI BENARLAH JANJI ALLAH.

ALLAHU AKBAR 1000X.....


Rabu, 18 Maret 2009

Sebuah perenungan melalui "JIHADUN NUFUS"

Dalam Al Qur an surat At Taubah ayat 41, Allah SWT berfirman yang artinya : "Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui".

Secara umum, kondisi setiap orang bermacam-macam dalam menyambut seruan jihad. Adapun Allah SWT sangat mengetahui gambaran makhlukNya. Oleh karena itu, Allah menyerukan jihad dalam ayatnya diatas, "Berangkatlah kamu dalam kondisi berat maupun ringan ke jalan Allah..."

Ulumul himmah adalah mengecilkan hal-hal yang menjauhkan diri dari kepentingan lillahi ta'ala. Ini salah satu makna "Obsesi yang tinggi".

Kenapa penting ???
1. Jihad terhadap nafsu jika tidak bersungguh-sungguh, maka tidak akan dilakukan karena pengaruh syetan itu terlalu kuat membayangi kesungguh-sungguhan seseorang. Untu itu kondisikan dengan niat awal, i'tikad, dan kata-kata awal.
2. Jika tidak diawali dengan kekuatan jihadun nufus, maka akan mudah kecewa.
3. Syetan menjadikan nafsu sebagai alat.
4. Nafsu sesuatu yang dicintai dan dirindukan, sangat susah untuk ditinggalkan.
5. Musuh yang tidak pantang mundur terus melaju siang, pagi, dan malam.

Imam Ibu Al Jauziyah tentang tingkatan jihad, antara lain :
1. Melawan hawa nafsu agar bisa mempelajari agama dengan benar.
2. Mengamalkan dengan penuh kekuatan dan mujahadah.
3. Mendakwahkan, perlu kekuatan hati; pikiran; dan jasad.
4. Bersabar dalam memikul beban dakwah, karena adakalanya setiap aktivitas yang kita lakukan tidak sesuai dengan harapan.

Bentuknya ???
1. Terhadap hal-hal yang diinginkan harus mujahadun nufus : kepentingan Allah harus lebih diutamakan, jika ditabrak maka CUT.
2. Dari hal-hal yang dibenci, maka jihadun nufusnya adalah TA'AT terhadap Allah dan RasulNya.
3. Menolak maksiat.
Ridho bi qodarillah dengan apa yang terjadi di hadapan kita, maka itulah nikmat dari Allah.

Langkah-langkahnya antara lain :
1. Ketika ada getaran awal saat mendapati maksiat, maka sadarlah bahwa syetan itu ada dan istighfarlah serta katakan TIDAK.
2. Berdzikir : mulut mengucapkan, pikiran konsentrasi, hati mengikuti sepenuhnya.
3. Ucapkan kalimat yang baik kala mengingat Allah, tidak mengumpat karena akan semakin memperbesar kekuatan Allah.
4. Percayalah bahwa kebaikan dekat pada ketaatan. Adapun keburukan dekat pada pembangkangan.
5. Perkecil keinginan jelek agar berubah menjadi kebaikan.

SUKSES JIHAD = SUKSES DUNIA AKHIRAT

"FASTABIQUL KHOIROT"

Hidup ini adalah perlombaan. Untuk mencapai garis finish dengan sempurna, maka ada beberapa hal yang harus ditekankan dalam diri, diantaranya :
1. Isi lomba kehidupan dengan ikhlash, yaitu membuat orang bergerak bersama jama'ah kaum muslimin.
2. Kekuatan dan ta'ammul fillah kita dalam mendekatkan diri kepada Allah.
Kelalaian dalam menerapkan amaliyah yaumiyyah perbaiki, perbanyak do'a untuk ikhwah kita dengan penuh kekhusyuan (rasakan sampai dengan kelezatannya terasa oleh jiwa).
3. Hidup ini adalah amanah (perjanjian yang bersifat sukarela)
Hati yang keras sama seperti orang-orang yahudi yang berbatu keras dan harus ditegur secara keras pula.
Adapun ciri orang lembut adalah cukup dengan sindiran. Dan orang yang beriman maka cukuplah dengan sindiran.
4. Tawadhu' dan "Izzah
5. Taubat

CERPEN : Boni, Takut Malam

Pada pagi hari, Boni berangkat sekolah. Setelah sampai di sekolah, Boni menyiapkan pelajaran pertama. Pelajaran pertama adalah PAI. Guru yang mengajar PAI adalah bu Daniroh, ia terkenal sangat ramah dan baik.
"Assalamu'alaikum, anak-anak", sapa bu Daniroh.
"Wa'alaikumsalam", jawab anak-anak.
"Anak-anak, hari ini kita akan belajar qiyamullail. apa itu qiyamullail ?", tanya bu Daniroh. Anak-anak terdiam malu karena mereka tidak tahu apa itu qiyamullail.
"Qiyamullail adalah sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari", kata bu Daniroh.
Karena penasaran, aku mengacungkan jari.
"Bu, hukum dan waktunya ?", tanyaku.
"Hukumnya adalah sunnah muakkad, waktunya antara setelah isya dan sebelum shubuh", jawab bu Daniroh.
"Lalu rakaatnya berapa ?", tanya radit.
"Rakaatnya, minimal 2 dan maksimal 10 rakaat. Sholat tahajjud ditambah 1 rakaat witir", tambah bu Daniroh.
Bel pulangpun berbunyi. Kring...kring...kring...
Saatnya pulang aku segera pulang.
Di tengah perjalanan, aku berpikir, kalau nanti malam aku ingin bangun dan sholat qiyamullail.
Sorepun berlalu, dan malampun tiba. Aku segera sholat isya dan tidur. Aku memasang jam bekker yang kutunjukkan pukul 03.00. Aku tidur dengan nyenyak.
Kring...kring...kring...
Aku terbangun dari tidurku dan aku segera mengambil air wudhu. Aku segera sholat tahajjud 2 rakaat. Ketika sedang sholat, tiba-tiba saja aku mendengar suara.
"Ih...ih...ih...ih...ih...ih", lalu didepanku ada putih-putih berambut panjang. Aku segera melihatnya, lalu aku berteriak, "A.............................KUn...kun...kuntilanak.........!", teriakku dengan ketakutan. aku segera berlari menuju kamar dan segera menutup seluruh tubuhku dengan selimut.
Paginya, aku bangun kesiangan, mamah membangunkanku, tetapi aku mengira kalau mamah kuntilanak.
"Boni...Boni...bangun", gugah mamah.
"A...a...a kuntilanak!", teriakku.
Akupun segera menutup selimut kembali.
"Kamu kenapa ?", tanya mamah.
"Pergi kamu...jangan ganggu aku !", teriak Boni.
"Boni, ini mamah, sadar Boni!", tegas mamah.
Akupun membuka selimut perlahan-lahan, ternyata mamah.
"Mamah...aku takut !", seraya memeluk bahagia.
"Iya, kamu kenapa?", tanya mamah penasaran.
Akhirnya, aku ceritakan semua kejadian semalam dengan mamah.

CERPEN : "Rajin, Dech !

Pipinya bulat seperti buah tomat, kulitnya putih tapi tidak pucat, bibirnya merah muda, selalu memakai kerudung meski baru berumur 3 tahun. Billa.
Pukul 08.00 WIB, Billah bersiap untuk tidur bersama mamahnya seperti biasa, sudah 5 kali Billa menutup mulutnya yang menguap. Tapi, gadis mungil itu masih asyik menonton televisi. "Billa, tidur yuk! Mamah capek nih!" bujuk mamahnya. Tanpa dua kali bicara, gadis itu langsung mematikan televisi dan berlari ke kasur. Tak lupa ia menutup badannya dengan selimut teddy bear.
TIK...TOK...TIK...TOK... bunyi jarum jam nyaring sekali, hingga gadis kecil itu terbangun seteah melihat jam dinding. Masih pukul 02.00 dini hari! Billa merasa mendengar suara air keran, gadis mungil itu segera berlari keluar kamar setelah mendapati mamanya tidak ada di kasur. "MAMAH...MAMAH...!!" teriak Billah yang mulai menangis, rupanya ia panik jika mamah tercinta hilang.
Mamah disini sayang", jawab mamah lembut. Billa spontan lari memeluk mamahnya sambil bercucuran air mata. "Lho, sayang, kok nangis ?", tanya mamah yang diselimuti rasa heran. "B...BB...Billa cayi mama, ga ketemu, Billa takut!", jawab Billa terbata-bata. "Ooh, gitu!Mamah cuma mau sholat qiyamullail!", kata mamah menerangkan."Ah...apa itu ?", tanya Billa.
"Qiyamullail itu, sholat malam yang dilakukan malam hari. Jangan tanya lagi, sholat itu apa, sholat itu artinya menyembah Allah, Tuhan kita", jelas mamah sambil mengusap mata Billa.
"Billa ikut ya mah ?", mohon Billa.
"Iya, iya, boleh !", jawab mamah lembut.
Sejak saat itu, Billa rajin menunaikan qiyamullail. Jika sang mamah lupa membangunkan Billa, atau Billa lupa untuk melaksanakan qiyamullail, menangislah anak lucu itu.
Kawan-kawan, berapa umurmu sekarang ?
Jangan mau kalah ya, sama Billa.

Rabu, 11 Maret 2009

MELATIKU, Harum nan Suci bak Putri Abu Bakar Ash Shiddiq

MELATIKU...

Indah harum semerbak
Suci nan putih berseri bagai relung hatimu yang dalam
Pesonamu pancarkan cahaya di atas cahaya
Jika kau tampakkan cahaya kejujuran dalam kepribadianmu

MELATIKU...

Kau bukanlah bunga yang lain
Harummu kan' menyeruak ke segala penjuru, jika...
Jika kau taburkan benih kasih sayang diantara sesama
Jika kau suburkan benih kasih sayang diantara saudaramu muslim
Karna muslim itu bersaudara

MELATIKU...

Kau takkan pernah hancur jika...
Kau tanamkan banyak kebaikan untuk dirimu
Kau tanamkan banyak kebaikan untuk keluargamu
Kau tanamkan banyak kebaikan untuk orang-orang yang ada disekitarmu
Kau tanamkan banyak kebaikan untuk bangsa yang kita cintai
Kau tanamkan banyak kebaikan untuk ummat dunia

MELATIKU...

Berjuanglah dan terus berjuang
Medan ini terlalu luas untuk kau berdiam diri dan membisu
Lihatlah...
Lihatlah mentari yang tak kenal lelah menyinari pagi
Lihatlah awan mendung yang itu tak berarti hujan
Lihatlah ayat-ayat kauniyahNya
Ma'rifatullah, Mahabbatullah, Ma'iyyatullah, dan Muroqobatullah.

MELATIKU...
Semangatmu tak kenal henti
Semangatmu tak kenal menyerah
Bermujahadahlah hingga tetes terakhir
Hingga Allah menurunkan janjiNya padamu

ALLAHU AKBAR !!!

Pedoman Rakyat: Teknik Mencari dan Membuat Berita

Pedoman Rakyat: Teknik Mencari dan Membuat Berita
Pembahasan dan pengetahuan yang sangat bermanfaat khususnya bagi wartawan pemula maupun yang baru belajar dari nol. Bagi kalangan pelajar dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi, ilmu hal seperti ini perlu diketahui sebelum melangkah ke tahapan berikutnya.
Tapi, kami selaku guru kelas 4 di kawasan Pedurungan Kota Semarang berharap kepada penulis untuk menambahkan pengetahuan kembali seputar pengertian dan tekhnik membuat koran yang meliputi : rubrik dan tata letak dalam koran serta pengelolaannya.
Terima kasih.

Jumat, 06 Maret 2009

DERITAMU.....derita kami juga PUTRIKU

Shobahul khair ya waladati? Alhamdulillah ustadzatikum bikhoir.
Kami akan selalu ingat, saat engkau hendak pergi jauh ke Kota Udang. Orangtuamu hendak meninggalkanmu disana bersama kedua adikmu yang masih kecil juga ayahmu. Engkau akan dititipkan di rumah yang mungkin sangat asing bagimu karena engkau jarang mengunjunginya. Yah... kami tak tahu pasti apa yang akan engkau rasakan saat berada disana. Tapi kami sangat yakin kalau engkau akan baik-baik saja, kakek dan nenekmu pasti akan sangat senang jika ditinggali cucu-cucunya.

Selasa, 03 Maret 2009

Dhira.....kau PUTRI TERBAIKKU yang pindah ke Jakarta

eNtah kenapa tiba-tiba terdengar kabar kalau kau hendak pindah mengikuti jejak ayahmu ke Jakarta. Bu guru tak tahu sama sekali dan rasanya kok tak ada tanda-tanda kalau kau kan pergi jauh dan lama atau mungkin tak kembali ke kota Semarang lagi.
Teman-temanmu ramai, mereka bilang "bu, dhira mau pindah lho." Bu guru tak percaya jika itu tidak keluar langsung dari mulut mungilmu.
Suatu saat, bu guru coba berdialog denganmu karena ingin memastikan apa yang teman-temanmu katakan. "Putriku sayang nan sholihah, apa benar ayah mau pindah ke Jakarta?", tanyaku ingin tahu.
"Ya, bu. kerja ayah dimutasi ke Jakarta, tapi mamah bilang perpisahannya nanti aja kalau semuanya sudah pasti." mulut mungilnya mulai bergerak dengan ringan dan pelan.
Ya detik-detik itu muncul juga, waktu perpisahan tiba. Semua melantunkan lagu sedih, sedih, dan sedih. Haru, pilu, duka, lara atau entah...putriku yang sholihah 4 'Aisyah gempar. Semua mata tertuju ke arah kelas yang teduh ini.
Putriku, bu gurumu tak sanggup untuk menumpahkan rintik-rintik hujan yang nanti dapat membanjiri relung hatimu hingga kau tak sanggup membendungnya.
Putriku tersayang dan tercinta, "Sesama Muslim itu bersaudara". Dan kau sudah melalui masa itu, mesti terkadang bu guru merasa aneh. Apa ya ?...
Putriku, perpisahan itu bukan berarti berpisah 'tuk selamanya. Percayalah, jasad boleh berpisah tapi do'a-do'a yang kau panjatkan 'tuk saudaramu yang jauh disana akan senantiasa Allah sampaikan kepadanya.
"Fawatstsiqillahumma robithotaha, Ya Allah ikatkanlah hati-hati kami dalam naungan kasih sayangMU."
Rabbi, bahagiakan putri kami disana.
"Laisal firoq lil firoq walakinnal firoq lisysyauq"

SELAMAT BERPISAH DAN BERJUANG PUTRIKU, ALLAH BERSAMAMU

ALLAHU AKBAR !!!

Senin, 02 Maret 2009

KENANGAN 4 'AISYAH -QU, 2 MARET 2009

Terlalu sulit untuk berkisah disini. Sulit dirasakan oleh putriku yang sholihah saat harus berhadapan dengan aneka ria safarinya teman di sekolah, bapak/ibu guru dengan segala karakternya, adik dan kakak di rumah yang terkadang bikin sebel dan kesel. Belum lagi ayah dan ibu yang selalu menginginkan ini dan itu dari diri yang lemah ini.
Putriku tersayang nan sholihah, kenanganmu begitu indah untuk dikau ambil hikmahnya. Ingatlah putriku, Allah Ta'ala berfirman : "Tidaklah Aku membebankan suatu kaum diluar batas kemampuannya..." (QS. Al Baqarah : 286)
Hari Senin, 02 Maret 2009 dimana bertepatan awal bulan yang seharusnya terasa begitu indah karena hari pertama masuk di bulan ini, engkau malah harus berhadapan dengan jiwa-jiwa sensitif yang terkadang kau sendiri kurang begitu mengerti dan memahaminya.
"Guru itu menangis, bu !", kisah salah seorang dari putriku. "ya, guru itu menangis entah kenapa."
Kucoba mendengarkan dengan seksama runtutan kisah putriku. Kuberharap bisa mengerti dan memahaminya serta dapat memberikan suasana tenang dalam hati gundah putriku.
Robbi, tuntun dan bimbinglah kami dan putri kami untuk meraih keridhoan-MU
Bimbing kami meraih surga-MU
Yaa Robbi.....
Putriku... Jangan bersedih dan jangan berduka, Allah bersama kita selalu.
ALLAHU AKBAR !!!

Sabtu, 21 Februari 2009

Putriku Sholihah itu ... 4 'AISYAH

4 'Aisyah adalah putriku yang sholihah di SDIT Harapan Bunda. Mereka berjumlah 34 dengan jumlah sebelumnya 36 anak. Berbagai macam karakter ada pada mereka. Aku sangat menikmatinya meski terkadang berbagai macam rasa juga bermunculan dalam batin ini.
Hidup ini memang terlalu indah jika kita dapat mengambil hikmah dari semua perjalanan hidup kita. Suka - duka, senang - sedih akan senantiasa mengiringi langkah setiap jiwa-jiwa tenang. Lautan tidak akan pernah diam dalam mengayuh lajunya sang kapal untuk sampai ke tempat tujuan.
Ya Allah Rabb kami yang Maha Pengasih Penyayang, iringi langkah kami dalam menggapai keridhoan-MU. Satukan hati-hati kami untuk mencapai mimpi-mimpi kami. Ya Rabb Penguasa Alam Raya mudahkanlah urusan kami dan jauhkanlah kami dari segala marabahaya.
Putriku 4 'Aisyah yang sholihah, kami guru-gurumu insya Allah akan senantiasa membimbingmu hinggaengkau tidur lelap dalam
pangkuan sang malam yang sejuk dan penuh kedamaian.
Allaahumma Aamiin.
BERJUANGLAH PUTRIKU, KARENA HARAPAN ITU MASIH ADA.