BANGKITLAH PUTRIKU SHOLIHAH, HARAPAN ITU MASIH ADA

Rabu, 18 Maret 2009

Sebuah perenungan melalui "JIHADUN NUFUS"

Dalam Al Qur an surat At Taubah ayat 41, Allah SWT berfirman yang artinya : "Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui".

Secara umum, kondisi setiap orang bermacam-macam dalam menyambut seruan jihad. Adapun Allah SWT sangat mengetahui gambaran makhlukNya. Oleh karena itu, Allah menyerukan jihad dalam ayatnya diatas, "Berangkatlah kamu dalam kondisi berat maupun ringan ke jalan Allah..."

Ulumul himmah adalah mengecilkan hal-hal yang menjauhkan diri dari kepentingan lillahi ta'ala. Ini salah satu makna "Obsesi yang tinggi".

Kenapa penting ???
1. Jihad terhadap nafsu jika tidak bersungguh-sungguh, maka tidak akan dilakukan karena pengaruh syetan itu terlalu kuat membayangi kesungguh-sungguhan seseorang. Untu itu kondisikan dengan niat awal, i'tikad, dan kata-kata awal.
2. Jika tidak diawali dengan kekuatan jihadun nufus, maka akan mudah kecewa.
3. Syetan menjadikan nafsu sebagai alat.
4. Nafsu sesuatu yang dicintai dan dirindukan, sangat susah untuk ditinggalkan.
5. Musuh yang tidak pantang mundur terus melaju siang, pagi, dan malam.

Imam Ibu Al Jauziyah tentang tingkatan jihad, antara lain :
1. Melawan hawa nafsu agar bisa mempelajari agama dengan benar.
2. Mengamalkan dengan penuh kekuatan dan mujahadah.
3. Mendakwahkan, perlu kekuatan hati; pikiran; dan jasad.
4. Bersabar dalam memikul beban dakwah, karena adakalanya setiap aktivitas yang kita lakukan tidak sesuai dengan harapan.

Bentuknya ???
1. Terhadap hal-hal yang diinginkan harus mujahadun nufus : kepentingan Allah harus lebih diutamakan, jika ditabrak maka CUT.
2. Dari hal-hal yang dibenci, maka jihadun nufusnya adalah TA'AT terhadap Allah dan RasulNya.
3. Menolak maksiat.
Ridho bi qodarillah dengan apa yang terjadi di hadapan kita, maka itulah nikmat dari Allah.

Langkah-langkahnya antara lain :
1. Ketika ada getaran awal saat mendapati maksiat, maka sadarlah bahwa syetan itu ada dan istighfarlah serta katakan TIDAK.
2. Berdzikir : mulut mengucapkan, pikiran konsentrasi, hati mengikuti sepenuhnya.
3. Ucapkan kalimat yang baik kala mengingat Allah, tidak mengumpat karena akan semakin memperbesar kekuatan Allah.
4. Percayalah bahwa kebaikan dekat pada ketaatan. Adapun keburukan dekat pada pembangkangan.
5. Perkecil keinginan jelek agar berubah menjadi kebaikan.

SUKSES JIHAD = SUKSES DUNIA AKHIRAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar